Refleksi Religi bagi Dunia Pendidikan

Seorang berkata kepada saya: aku “bangga” melihatmu manderita dalam perjuangan, daripada melihatmu dalam kelalaian, aku “bangga” mendengar dalam kemaksiatan, aku “bangga” andai harus mati di medan kebenaran dari pada hidup dalam kesesatan. Karena itu jangan lupa mulia kita bukan pada pangkat, harta dan rupatapi karena islam, iman dan ikhsan.

Sejenak diperhatikan sebait kalimat tersebut nampak sederhana, namun begitu dalam makna yang terkandung di dalamnya, Coba kita tarik sebait pesan tersebut ‘ dengan realita kehidupan beragama di negeri ini, tidak sedikit masyarakat yang rela menggadaikan kehormatan yang masih tersisa untuk melampiaskan nafsu duniawinya dan menghalalkan segala cara demi mengisi perutnya, bahkan mungkin kita tidak asing mendengar kelakar yang mengatakan: korupsi jaman dulu masih di bawah meja, korupsi di jaman berikutnya dilakukan di atas meja dan korupsi di jaman sekarang di bawa beserta mejanya, na’uudu …………………………………………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s